Kabupaten Karimun Semarakkan Gertam PM-AAS, Perkuat Kolaborasi Menuju Swasembada Pangan
Karimun, 30 September 2026 — Kabupaten Karimun turut menyemarakkan Gerakan Tanam (Gertam) Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) sebagai upaya memperkuat produksi pangan, mendorong modernisasi pertanian, dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Pangke ini dihadiri Kepala BRMP Kepulauan Riau, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karimun, Bulog Karimun, Dinas Pangan dan Pertanian, pemerintah kecamatan dan desa, TNI-Polri, penyuluh, serta para petani. Kegiatan menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung swasembada pangan.
Dukungan nyata datang dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karimun yang menyatakan kesiapan membantu pengembangan infrastruktur irigasi untuk lahan pertanian sekitar 50 hektare di Desa Pangke. Infrastruktur tersebut diharapkan mendukung peningkatan produktivitas dan indeks pertanaman padi secara berkelanjutan.
Sementara itu, Pemerintah Desa Pangke menyatakan komitmennya mengembangkan pertanian sebagai salah satu fondasi kemandirian daerah. Pengembangan kawasan padi diharapkan mampu meningkatkan produksi sekaligus memperkuat kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.
Dari sisi hilir, Bulog Karimun menyatakan kesiapan menyerap gabah petani ketika harga pasar mengalami penurunan. Dukungan ini diharapkan memberikan kepastian pasar dan mendorong petani untuk terus meningkatkan produksi.
Sinergi juga diperkuat melalui dukungan TNI-Polri yang siap berkolaborasi dengan pemerintah, penyuluh, dan petani dalam pendampingan kegiatan pertanian di lapangan.
Kepala BRMP Kepulauan Riau menegaskan bahwa modernisasi pertanian perlu diterapkan sesuai kondisi dan kebutuhan wilayah. BRMP Kepri terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi usaha tani sekaligus memperkuat kapasitas petani dan penyuluh.
Dalam kegiatan tersebut, penyuluh juga mendapat kesempatan mempraktikkan penggunaan drum seeder sebagai teknologi terapan untuk meningkatkan efisiensi penanaman padi dan mengurangi kebutuhan tenaga kerja.
Gertam PM-AAS di Desa Pangke menunjukkan bahwa penguatan pangan membutuhkan kerja bersama. Dukungan infrastruktur, pengembangan kawasan pertanian, kepastian pasar, pendampingan, serta penerapan teknologi menjadi bagian yang saling melengkapi dalam membangun pertanian Karimun yang produktif, modern, dan berkelanjutan.
Dari Desa Pangke, kolaborasi tersebut diharapkan terus berkembang untuk meningkatkan produksi pangan Kabupaten Karimun dan Kepulauan Riau, sekaligus mendukung swasembada pangan, kemandirian daerah, dan kesejahteraan petani.